masukkan script iklan disini
BEKASI | Matazahwa.com– Wisata kuliner tradisional kembali menunjukkan daya tariknya. Kedai Sate Maranggi Mbah Goen yang berlokasi di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, mendadak menjadi pusat perhatian dan diserbu ratusan pengunjung yang penasaran ingin mencicipi kelezatan sate yang tengah populer tersebut.
Sejak pagi hari, antrean panjang kendaraan dan pengunjung sudah memadati area kedai. Mereka rela datang dari berbagai daerah demi menikmati cita rasa autentik Sate Maranggi Mbah Goen, yang dikenal memiliki tekstur daging empuk dan bumbu yang meresap sempurna.
Pemilik rumah makan, Izas Al Hadi, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung ini terjadi di luar dugaan. Meski demikian, pihak pengelola memastikan kualitas rasa dan pelayanan tetap menjadi prioritas utama. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme pengunjung. Kunci kelezatan sate kami adalah resep turun-temurun dengan proses perendaman menggunakan rempah yang cukup lama, sehingga daging tetap lembut, berair, dan gurih meski belum dibakar,” ujarnya.
Berbeda dengan sate pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang, Sate Maranggi Mbah Goen mempertahankan keaslian penyajiannya. Sate disajikan bersama ketan bakar atau nasi hangat, serta ditemani sambal tomat segar dengan rasa pedas-asam khas Sunda. Kombinasi inilah yang menurut para pengunjung menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari kedai sate lainnya.
Salah satu pengunjung asal Jakarta, Rahma (34), mengaku rela menempuh perjalanan jauh setelah melihat ulasan yang menyebar luas di media sosial. “Satenya benar-benar empuk dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Sambal tomatnya juga sangat segar, jadi sangat sepadan dengan waktu antre yang kami lalui,” ungkapnya.
Bagi para pencinta kuliner yang ingin merasakan langsung kelezatan Sate Maranggi Mbah Goen, disarankan untuk datang lebih awal guna menghindari antrean panjang, terutama pada akhir pekan.
.Wan

