• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    Ketua Satgas Paguyuban Swara Nasional Angkat Bicara Tentang Oknum Yang Mengaku Wartawan Memeras Pelaku Usaha

    MATA ZAHWA
    Jumat, 15 Mei 2026, Mei 15, 2026 WIB Last Updated 2026-05-15T05:43:52Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    BEKASI | Matazahwa.com-Jumat 15 Mei 2026
     Maraknya keluhan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengusaha limbah rongsok di wilayah ini terkait tindakan pemerasan oleh oknum yang mengaku sebagai awak media, akhirnya menuai tanggapan tegas dari pimpinan organisasi. Para pedagang mengaku kerap didatangi orang-orang yang mengatasnamakan media massa, yang meminta sejumlah uang secara berkala—ada yang setiap minggu, ada pula yang setiap bulan—dengan alasan untuk biaya perjalanan atau bensin kendaraan.
     
    Merespons kondisi tersebut, Arman Adi Wijaya selaku Ketua Satgas Paguyuban Swara Nasional menyatakan sikapnya. Ia menegaskan bahwa tindakan semacam itu sangat tidak pantas dan sama sekali tidak mencerminkan sikap profesional seorang wartawan sejati.
     
    “Jika memang ditemukan adanya kesalahan atau hal yang perlu disoroti, cara yang benar adalah melaporkan atau memberitakannya secara jujur, bukan memeras hingga dijadikan sumber pendapatan pribadi bagi oknum tersebut,” ujar Arman.
     
    Ia pun mendesak agar pihak berwenang segera menindak tegas pelaku pemerasan ini. “Tindakan mereka telah sangat mencoreng nama baik profesi wartawan dan jurnalis yang sebenarnya menjunjung tinggi kode etik,” tegasnya.
     
    Sebagai penutup, Arman kembali mengingatkan peran hakiki seorang wartawan: “Tugas utama wartawan adalah mencari, mengumpulkan, mengolah, serta menyajikan informasi dan berita yang akurat, berimbang, dan objektif kepada publik melalui media massa secara teratur—bukan memanfaatkan nama profesi untuk memeras orang lain.”


    .Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+