• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    Monev UKS di SDN Cipayung 04, Penerapan Konsep UKS/M Ditekankan

    MATA ZAHWA
    Rabu, 29 April 2026, April 29, 2026 WIB Last Updated 2026-04-29T06:10:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    BEKASI | Matazahwa.com-Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan serta penciptaan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman terus dilakukan. Salah satunya melalui pelaksanaan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang digelar di SDN Cipayung 04, Kecamatan Cikarang Timur, pada Rabu (29/4/2026).
     
    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan kecamatan, dinas terkait, Puskesmas, serta para Kepala Sekolah dan jajarannya yang beroperasi di wilayah Cikarang Timur. Hadir secara langsung Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., yang didampingi oleh Dede Kuswandi (PPL Pertanian), Fajri Bhani (Pengawas Dinas Lingkungan Hidup), Yuyun Wahyuni (Perwakilan Puskesmas Cipayung), serta Hanapi selaku Kepala Sekolah SDN Cipayung 04.
     
    Dalam arahannya, H. Aris Sadikin menekankan pentingnya penerapan konsep Usaha Kesehatan Sekolah Mandiri (UKS/M). Menurutnya, keberadaan vegetasi dan tanaman memiliki peran yang sangat vital dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.
     
    "Dalam konsep UKS/M yang sehat, keberadaan tanaman merupakan bagian penting dari pembinaan lingkungan sekolah. Terutama melalui penanaman tanaman apotek hidup atau Tanaman Obat Keluarga (Toga)," ujar Aris Sadikin.
     
    Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan menanam pohon dan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya memberikan manfaat pada kondisi fisik sekolah, tetapi juga berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif pada siswa.
     
    "Pengenalan aktivitas ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap alam, serta menciptakan suasana sekolah yang menjadi sejuk, asri, dan sehat untuk kegiatan belajar mengajar," tambahnya.
     
    Kegiatan ini juga mengusung metode edukasi yang praktis dan menyenangkan bagi peserta didik. Berbagai aktivitas dilaksanakan, mulai dari menyemai benih, menanam pohon dan bunga, hingga memilah sampah. Langkah-langkah ini dinilai efektif karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa, yang pada akhirnya dapat mengurangi polusi serta meningkatkan kualitas udara di lingkungan sekolah. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal dan kondusif.
     
    Melalui pembinaan ini, diharapkan SDN Cipayung 04 dapat terus berkembang menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi contoh dalam menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan bagi sekolah-sekolah lainnya.

    .Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+