• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    Kecelakaan Dua Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Puluhan Penumpang Terdampak

    MATA ZAHWA
    Selasa, 28 April 2026, April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T23:55:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Bekasi | Matazahwa.com-27 April 2026 Kecelakaan melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, pukul 20.52 WIB tepatnya di kilometer 28+920.
     
    Berdasarkan informasi awal, peristiwa diawali ketika sebuah KRL menabrak taksi di perlintasan rel sebelum memasuki area stasiun. Insiden tersebut menyebabkan posisi KRL terhenti di jalur perjalanan dan mengganggu arus perjalanan kereta lainnya. Di saat yang sama, terdapat rangkaian KRL lain yang tertahan di area Stasiun Bekasi Timur.
     
    Diduga, kesalahan pengaturan perjalanan terjadi ketika Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) terlambat memberikan informasi yang akurat kepada kru KA Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama. Ketika kereta jarak jauh tersebut mendekati stasiun, sinyal perjalanan yang semula menampilkan kode hijau tiba-tiba berubah menjadi merah. Namun, karena kereta bergerak dengan kecepatan tinggi dan jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak sempat melakukan pengereman secara optimal sehingga menimbulkan tabrakan dengan KRL yang berada di depannya.
     
    Akibat benturan tersebut, terjadi kerusakan yang cukup parah pada bagian rangkaian kedua kereta. Peristiwa ini menjadi perhatian banyak warga sekitar dan pengguna jasa transportasi kereta api. Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi rangkaian kereta yang rusak parah, serta proses evakuasi penumpang yang dilakukan secara bersama-sama oleh petugas dan masyarakat sekitar.
     
    Pihak PT Kereta Commuter Indonesia membenarkan terjadinya insiden ini. Saat ini, pihak perusahaan bersama pemangku kepentingan terkait sedang fokus melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi kejadian.
     
    "Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit, TNI, Polri, dan dinas pemadam kebakaran, untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan penanganan kebutuhan penumpang dapat terpenuhi dengan baik," ujar Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan PT Kereta Api Indonesia, Anne Purba.
     
    Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan kronologi lengkap dan penyebab pasti terjadinya kecelakaan. Data mengenai jumlah korban baik yang meninggal dunia maupun luka-luka masih menunggu konfirmasi resmi lebih lanjut.
     
    .Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+