masukkan script iklan disini
KARAWANG |Matazahwa.com– Ketua RW 10 Kampung Karees bersama tim dari Puskesmas Plawad menggelar kegiatan fogging sebagai upaya preventif untuk menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan RT 03/10. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini difokuskan pada area yang pernah terdampak kasus DBD, sebagai bentuk tanggap cepat guna melindungi kesehatan masyarakat, Sabtu (28/3/2026)
Kegiatan fogging dimulai dari rumah-rumah warga yang sebelumnya memiliki kasus DBD dan telah menjalani perawatan di rumah sakit. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa sumber potensial penyebaran virus melalui nyamuk Aedes aegypti dapat ditekan secara maksimal.
Ketua RW 10 Kampung Karees, Darmawan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan kolaboratif ini.
“Alhamdulillah, hari ini kami bekerja sama dengan tim Puskesmas Plawad untuk melaksanakan fogging di wilayah RW 10. Kami fokuskan pelaksanaannya pada radius lingkungan yang pernah terpapar kasus DBD. Harapan kami, melalui kegiatan ini serta dukungan aktif dari masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan masing-masing, penyebaran DBD dapat dicegah secara efektif,” ujar Darmawan.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Plawad, Supriaji, menjelaskan bahwa pelaksanaan fogging berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan.
“Kami berharap warga Kampung Karees, khususnya yang berada di RW 10, dapat lebih meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M – Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat semua wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta Mengubur barang bekas yang tidak terpakai,” jelas Supriaji.
Ia menambahkan bahwa fogging merupakan salah satu upaya pendukung dalam pencegahan, namun kesuksesannya sangat bergantung pada kesadaran dan kerjasama seluruh warga.
“Fogging ini hanya sebagai langkah preventif sementara, selebihnya kembali kepada kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawa virus DBD,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan fogging ini, diharapkan angka kasus penyebaran DBD di wilayah Kampung Karees dapat menurun secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
.Red

