• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    TPST Mekarjati Terbakar, Diduga Akibat Tumpukan Sampah Kering dan Menguapkan Suhu Panas

    MATA ZAHWA
    Kamis, 05 Februari 2026, Februari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-02-05T05:15:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     KARAWANG |Matazahwa.com – Sebuah kebakaran melanda Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Mekarjati, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Kejadian tersebut menyebabkan munculnya asap tebal yang terlihat dari beberapa kilometer jauhnya dan mengkhawatirkan warga sekitar, Kamis (5/2/2025).
     
    Menurut keterangan yang didapat dilokasi, kebakaran pertama kali terjadi sekira pukul 8.30 WIB. Diduga awal, api muncul akibat tumpukan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) yang sudah kering dan menggunung serta belum terangkut. Tumpukan sampah tersebut diduga mengandung zat mentan dan ditambah kondisi cuaca yang panas sehingga diperkirakan menjadi pemicu peningkatan suhu di dalam tumpukan, yang akhirnya memunculkan asap dan berkembang menjadi kobaran api.

    Nanang Komandan Regu (Danru) Damkar Kabupaten Karawang yang datang bersama tim saat di minta keterangan oleh awak media mengatakan, pemadaman kobaran api sedikit terkendala karena struktur bangunan yang tertutup karena tidak akses lubang angin.
     
    "Kendala utama dalam pemadaman kebakaran di TPST Mekarjati terletak pada struktur bangunan yang tertutup, sehingga tidak ada akses lubang udara atau saluran ventilasi yang memadai." Ujarnya.
     
    "Untuk proses pemadamannya sendiri, kami masih kurang mengetahui secara pasti penyebab akar kebakaran tersebut, karena hal tersebut lebih tepat diketahui oleh petugas yang bertugas langsung di lokasi TPST Mekarjati." Paparnya.
     
    "Saat ini, yang kami harapkan adalah semoga masalah ini dapat segera ditangani dengan baik. Sebelumnya, upaya pemadaman juga terkendala karena asap yang terlalu tebal, sehingga sulit bagi petugas untuk masuk ke dalam area kejadian. Oleh karena itu, kami menggunakan blower yang difungsikan untuk menghisap dan mengeluarkan asap secara maksimal. Tujuannya adalah agar visibilitas di lokasi menjadi lebih baik dan memudahkan petugas penanganan untuk melakukan pekerjaannya." Tandasnya.

    Sementara itu, menurut keterangan Kepala Kelurahan Mekarjati Yono SE mengungkapkan, bahwa terjadi kebakaran tersebut bukan merupakan korsleting listrik.
     
    "Yang jelas, kebakaran yang terjadi bukan disebabkan oleh korsleting listrik di lokasi. Pihak terkait, terutama PLN, telah melakukan pemeriksaan dan memastikan bahwa penyebab kebakaran tidak berasal dari sistem kelistrikan." Terangnya
     
    "Diduga penyebabnya adalah akibat suhu tinggi yang memicu terjadinya reaksi dari gas yang terkandung di bagian bawah tumpukan sampah." Tandas Yono SE.
     
    "Saat ini masih dalam penanganan petugas damkar dari Pemda Kabupaten Karawang dan dibantu oleh tim pemadam dari UPTD Rengasdengklok telah melakukan upaya maksimal. Alhamdulillah, seiring dengan proses pemadaman yang dilakukan, api dan asap secara perlahan mulai mengecil dan terkendali." Pungkasnya.


    .Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+