masukkan script iklan disini
KARAWANG |Matazahawa.com – Proyek peningkatan jalan Warudoyong Selatan Bojongtugu Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menuai sorotan tajam dari warga dan aktivis. Proyek yang bersumber dari APBD Karawang senilai Rp 189.120.000,- diduga lepas pengawasan dan tanpa memperhatikan mutu serta kulitas.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang baru rampung dikerjakan terlihat pada permukaan jalan tampak kasar dan tipis yang disinyalir mudah terkelupas. Kuat dugaan bahwa pelaksana proyek dinilai mengabaikan mutu dan kualitas pekerjaan.
Menanggapi hal ini, Rahmat Supardi Sekertaris LSM GMBI Distrik Karawang menyatakan keprihatinannya atas dugaan pelanggaran tersebut.
"Kami akan segera melakukan investigasi mendalam terkait proyek ini. Jika terbukti ada penyimpangan, apalagi jika memang dugaan ini mengerucut ke arah jenis aspal atau hotmix yang digunakan tidak sesuai standar teknis, ini jelas sudah menyalahi aturan, maka kami akan menggiring ini ke APH." tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menelusuri lebih lanjut terkait kualitas material yang digunakan dan proses pengerjaan yang diduga dilakukan oleh kontraktor pelaksana.
"Kami menduga ada indikasi dan unsur kesengajaan dalam pelaksaan pekerjaan. Ini menggunakan jenis aspal apa, AC atau WC ?." tandasnya.
Selain itu ada juga dugaan perihal penggunaan material yang tidak sesuai standar. Ini harus diusut tuntas," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum bisa memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran dalam proyek peningkatan jalan ini.
•Red

