masukkan script iklan disini
BEKASI | Matazahwa.com — Sejumlah apresiasi mengalir dari masyarakat terhadap kepemimpinan Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, H. Ajan. Salah satunya disampaikan Gunawan, warga Desa Cipayung, yang mengaku bangga memiliki sosok pemimpin berkomitmen tinggi dan tulus mengabdi kepada masyarakat.
Menurut Gunawan, H. Ajan merupakan sosok kepala desa yang senantiasa menunjukkan dedikasi serta kepedulian mendalam terhadap kepentingan masyarakat. Ia menilai, kepemimpinan H. Ajan tidak dijalankan sekadar sebagai jabatan, melainkan sebagai wujud pengabdian dan tanggung jawab kepada seluruh warga.
“Sebagai warga Desa Cipayung, saya merasa bangga memiliki sosok pemimpin seperti H. Ajan. Menurut saya, beliau benar-benar total mengabdikan dirinya untuk kepentingan masyarakat, bekerja tanpa mengenal lelah, dan senantiasa berupaya memberikan yang terbaik bagi kemajuan Desa Cipayung,” ujar Gunawan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kehadiran seorang kepala desa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas administratif pemerintahan, melainkan harus mampu mendengar aspirasi serta memahami persoalan yang dihadapi warga secara nyata.
Gunawan juga memberikan apresiasi terhadap sikap dan jiwa kepemimpinan H. Ajan yang dinilainya memiliki jiwa kesatria dalam memandang kekuasaan dan jabatan.
“Bagi saya, kepemimpinan H. Ajan bukan hanya soal jabatan, melainkan tentang ketulusan dalam mengabdi, keberanian memikul tanggung jawab, serta kesediaan berbuat sepenuh hati untuk rakyat,” tegasnya.
Salah satu kualitas kepemimpinan yang patut diapresiasi, tambah Gunawan, adalah sikap pemimpin yang tidak terjebak pada ambisi mempertahankan kekuasaan. Pemimpin yang mampu memberikan ruang bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan menunjukkan pemahaman bahwa jabatan adalah amanah, bukan kepemilikan pribadi.
“H. Ajan memiliki jiwa kesatria. Beliau tidak haus kekuasaan dan mampu menghargai regenerasi. Jabatan bukan milik pribadi, melainkan amanah yang pada waktunya harus diserahkan kepada orang lain,” ungkap Gunawan.
Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi teladan dalam kehidupan demokrasi di tingkat desa. Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa, tanpa menghilangkan rasa hormat dan persaudaraan antarwarga.
Gunawan pun mengajak seluruh masyarakat Desa Cipayung untuk senantiasa menjaga persatuan, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan merenggangkan hubungan persaudaraan.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin Desa Cipayung, yang paling utama adalah kepentingan masyarakat. Kita boleh berbeda pilihan, namun persaudaraan dan kemajuan desa harus tetap kita jaga bersama,” pungkas Gunawan.
.Wan

