• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    Tanpa Hambatan, BPJS Kesehatan Jadi Andalan Kesehatan Keluarga Indonesia

    MATA ZAHWA
    Rabu, 31 Desember 2025, Desember 31, 2025 WIB Last Updated 2025-12-31T09:22:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    KARAWANG | MATAZAHWA.COM | Siti Hasanah (33), merupakan seorang peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah merasakan langsung manfaat dari hadirnya Program JKN di tengah masyarakat. Di tengah kesibukannya sehari-hari, wanita yang akrab disapa Siti ini menyempatkan diri datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Karawang. Ia tidak sedang mengurus administrasi kepesertaan maupun pelayanan, tetapi hanya ingin konsultasi sekaligus mengecek status iuran kepesertaannya dan anggota keluarga.

    “Saya datang ke sini cuma untuk cek status iuran aja, sekalian konsultasi. Kebetulan suami lagi kerja, jadi saya yang urus,” ujar Siti.

    Diakui Siti, dirinya perlu memastikan keaktifan kepesertaan JKN keluarganya agar selalu siap siaga. Adapun kepesertaan JKN milik Siti dan keluarganya terdaftar melalui suaminya, yang bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dengan begitu, ia termasuk dalam segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang iurannya dibayarkan bersama oleh perusahaan dan karyawan.

    Selama menjadi peserta, Siti mengaku belum pernah menggunakan BPJS Kesehatan untuk rawat inap atas namanya sendiri. Namun, untuk layanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti klinik, ia cukup sering memanfaatkan kartu JKN miliknya.

    “Saya belum pernah rawat inap sih, tapi kalau untuk cek kesehatan atau pengobatan ringan, saya pakai BPJS di klinik saya terdaftar. Alhamdulillah sejauh ini lancar dan pelayanannya sangat cepat dan memuaskan,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, anaknya pernah dirawat karena diare di salah satu rumah sakit swasta Karawang. Menurutnya, saat itu pelayanan yang diberikan sangat baik. Dari proses administrasi, hingga mendapatkan kamar rawat inap, semuanya berjalan dengan lancar.

    “Anak saya pernah dirawat karena diare. Waktu itu kami menggunakan kartu JKN sebagai penjaminnya. Alhamdulillah pelayanan di rumah sakit sangat bagus, tenaga medisnya sangat membantu dan informatif. Prosesnya juga cepat dan dapat kamarnya nyaman. Jadi merasa tenang karena anak bisa dirawat dengan baik,” kenang Siti.

    Menurutnya, menggunakan kartu JKN selama ini tidak pernah menjadi pengalaman yang menyulitkan, ia bahkan merasa cukup dimudahkan. Mulai dari pendaftaran, pelayanan di klinik, hingga rawat inap anaknya, semuanya berjalan sesuai prosedur.

    Tak hanya untuk dirinya dan anak, suami Siti juga telah menggunakan kartu JKN untuk berobat. Salah satunya saat memeriksakan kondisi gigi dan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis.

    “Suami saya pernah juga menggunakan kartu JKN buat periksa gigi dan ketemu dokter spesialis. Kalau dihitung-hitung, manfaat BPJS Kesehatan ini sangat terasa, apalagi untuk keluarga kecil seperti kami,” tambahnya.

    Sebagai ibu rumah tangga yang juga bertanggung jawab atas kesehatan keluarganya, Siti menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang terjangkau namun menyeluruh. Menurutnya, keberadaan BPJS Kesehatan benar-benar membantu, apalagi disaat biaya pengobatan makin mahal.

    “Syukur juga ada BPJS, sangat membantu apalagi buat keluarga. Kalau harus bayar biaya pengobatan full pasti berat, tapi dengan Program JKN semua jadi lebih ringan,” ucapnya.

    Bagi Siti salah satu kunci sebagai peserta JKN adalah memahami setiap informasi dan prosedur sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Memahami setiap alur penggunaan JKN itu sangat penting menurut saya ya. Kalau gak tau jangan takut untuk bertanya ke petugas di rumah sakit atau telepon ke BPJSnya. Biar ngga ada miskomunikasi,” jelasnya.

    Siti pun berharap agar pelayanan BPJS Kesehatan bisa terus ditingkatkan, terutama untuk kasus-kasus yang sifatnya mendesak atau kritis. Ia juga berharap tidak ada hambatan bagi peserta yang butuh layanan cepat, serta fasilitas kamar rawat inap yang memadai.

    “Harapan saya semoga pelayanan rumah sakit sebagai garda terdepan dapat terus semakin ditingkatkan. Semoga semua kebutuhan fasilitas semakin memadai dan terpenuhi agar peserta JKN dapat merasakan manfaat maksimal dimanapun berada,” tutup Siti.

    Cerita Siti mencerminkan suara masyarakat yang merasakan langsung manfaat Program JKN. Ia menjadi salah satu dari jutaan peserta yang telah dibantu oleh sistem gotong royong ini yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang membutuhkan.

    Bagi Siti, BPJS Kesehatan bukan hanya sekadar kartu, tapi bentuk perlindungan nyata untuk keluarga tercinta. Ia pun mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kepesertaan JKN dan tidak menunda untuk mendaftar. Karena saat kesehatan terganggu, punya jaminan yang bisa diandalkan adalah sebuah anugerah.

    Karena saat kesehatan terganggu, punya jaminan yang bisa diandalkan adalah sebuah anugerah. Bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga rasa tenang dan kepastian saat menghadapi situasi tak terduga. Program JKN benar-benar menjadi payung perlindungan bagi keluarga Indonesia.

    Red


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+