masukkan script iklan disini
KARAWANG |Matazahwa.com - Pemerintah Kabupaten Karawang terus gencar memperkuat sinergi serta kolaborasi antar perangkat daerah melalui arahan strategis yang disampaikan di Aula Disnakertrans pada Selasa (3/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah mengatakan, "Pentingnya pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman sesuai arahan Pak Presiden di Rakornas 2026." terangnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama dalam pembangunan adalah penataan kabel-kabel udara.
"Banyak kabel yang mengganggu estetika daerah dan juga menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat." tambahnya.
"Bupati Karawang telah lebih dahulu memberikan contoh nyata melalui penanganan gentengnisasi, kebersihan sampah, serta penataan kabel." tandasnya.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus lebih erat koordinasi.
"Kita perlu memperkuat koordinasi khususnya antara Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, Bapenda, POL PP dan DPMPTSP, termasuk dalam penataan balho dan reklame."
Sementara itu, menurut Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengungkapkan,
"Camat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat." ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya respon cepat terhadap keluhan warga.
"Oleh karena itu, setiap persoalan dan keluhan warga harus dapat segera direspons." tegasnya.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menjelaskan, "Berbagai capaian yang telah diraih harus dijadikan modal dan semangat bersama untuk meningkatkan kinerja ke depan." jelasnya.
Saat menyampaikan hasil Rakornas, ia menekankan:
"Pemimpin memiliki 'policy' dalam mengembangkan sebuah kebijakan." paparnya.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk bekerja maksimal:
"Kita harus bekerja secara profesional, penuh kehati-hatian, dan bertanggung jawab, demi mewujudkan Karawang sebagai daerah yang maju, modern, dan kuat secara ekonomi." tandasnya.
Sementara itu Kepala BPKAD Karawwng menyampaikan, "Posisi Uang Persediaan (UP) telah menggelontarkan sebesar Rp 15,9 miliar." ujarnya.
Ia juga menyampaikan target pemkab untuk meraih opini WTP:
"Pemkab Karawang menargetkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan memastikan kelengkapan SPJ dan laporan keuangan yang tercatat di BPKAD." jelasnya.
Menurutnya, langkah berikutnya adalah melakukan reviu melalui inspektorat:
"Pada awal bulan, laporan keuangan akan diserahkan ke inspektorat untuk dilakukan reviu." Pungkasnya.
•Red

