• Jelajahi

    Copyright © MATA ZAHWA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    RUNNING

    TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    Iklan

    Iklan Matched Content (post)

    Di Landa Banjir Tiga Kali, Petani Desa Labansari Cikarang Timur Terancam Merugi

    MATA ZAHWA
    Rabu, 04 Februari 2026, Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T01:07:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     BEKASI |Matazahwa.com – Warga Kampung Babakan dan Kampung Jatijaya, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, mengajukan harapan akan perhatian serius dari pemerintah daerah pasca mengalami musibah banjir hingga tiga kali.
     
    Sebagian besar warga kedua kampung tersebut berprofesi sebagai petani padi, komoditas yang menjadi sumber makanan pokok utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia dan lebih dari setengah populasi dunia, khususnya kawasan Asia. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada padi menjadi sumber energi penting, sementara bijinya yang digiling menjadi beras menjadi konsumsi sehari-hari. Tanaman ini memiliki peran krusial bagi ketahanan pangan dan perekonomian negara.
     
    “Sawah kami sudah tiga kali terendam banjir. Padahal padi sudah mulai menguning dan tinggal seminggu lagi akan dipanen. Akibat banjir, pohon padi roboh dan mengalami kerusakan parah hingga gagal panen. Kami berharap pemerintah kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Pertanian, dapat segera melakukan tinjauan ke lokasi,” ujar Minta salah seorang petani sawah, pada Selasa (03/02/2026).
     
    Para petani mengaku sangat terbebani dengan kondisi ini, mengingat biaya yang dikeluarkan untuk menanam hingga memanen cukup besar. 

    “Untuk satu hektar lahan, biaya yang dikeluarkan hampir mencapai 20 juta rupiah,” tambah salah satu petani lain
     
    Apalagi bagi petani yang menyewa lahan, kondisi ini membuat mereka merasa kecewa. Pasalnya, hasil panen yang seharusnya digunakan untuk membayar sewa lahan kini tidak dapat diperoleh akibat gagal panen.
     
    Selain harapan pada pemerintah kabupaten, para petani juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan bantuan kepada mereka yang terkena musibah banjir di Desa Labansari.


    •Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA

    MEDIA ONLINE MATAZAHWA ?&max-results=10'>+